Suasana di rumah sakit.(Foto:Refi)

TOMATA – Tragis, Amira, pelajar kelas 9 SMP Tomata meregang nyawa gara-gara meminum racun dikamarnya. Amira sesungguhnya tanggal 6 Juni mendatang akan menerima pengumuman kelulusan ujian akhir SMP.

Peristiwa kematian Amira terjadi dihadapan kedua orangtuanya. Dari cerita yang didapatkan Moriwana di kamar mayat Puskesmas Tomata, saat kejadian Sabtu (3/6/2017) sore, kedua orang tuanya tengah sibuk menyiapkan masakan. Amira kemudian masuk ke kamar dan mengunci diri didalamnya.

Amira saat di rumah sakit.(Foto:refi)

Beberapa saat kemudian Amira berteriak memanggil kedua orangtuanya. Saat itulah kamar Amira didobrak, kondisi Amira didapati mulutnya berbusa.

Amira kemudian dilarikan ke Puskesmas, namun nyawanya tidak lagi tertolong. “Jam 15.20 tadi dibawa kesini, mulutnya penuh busa. Ada yang sempat periksa hpnya, ada smsnya pamit sama orangtuanya,” kata tenaga medis yang ditemui Moriwana.

Amira sendiri dikenal sebagai murid berprestasi di sekolahnya. “Dia itu pintar, selalu rangking. Kami satu kelas di kelas 9A,” kata rekan Amira.

Peristiwa ini membuat puskesmas Tomata dipenuhi masyarakat setempat, apalagi pada saat kejadian sebagian besar warga tengah mengikuti ibadah-ibadah kelompok.(REFI)