KOROWOU – 7.157 kantong dan 21 jerigen minuman keras jenis Cap Tikus dimusnahkan Kepolisian Resor Morowali, akhir Mei 2017 lalu. Miras sebanyak itu hasil sitaan 6 Polsek dan operasi rutin di wilayah Morowali dan Morowali Utara kurun lima bulan terakhir.

Acara pemusnahan ribuan liter Miras tersebut dipimpin Kapolres Morowali AKBP Edward Indharmawan EC, diikuti Bupati Morowali Utara Aptripel Tumimomor, Plt Kepala BNNK Morowali Utara AKBP Ridwan serta puluhan personil TNI, Polri dan Satgas Damkar Morut.

Kapolres menuturkan miras yang dimusnahkan berasal dari hasil operasi rutin Polres Morowali sejak Januari-Mei 2017. Di waktu itu, terjaring sebanyak 14 jerigen dan 5.280 kantong miras.

“Selebihnya hasil operasi imbangan dari enam Polsek jajaran kami,” kata AKBP Edward kepada wartawan.

Kemudian operasi imbangan dari Polsek Bahodopi sejumlah 1 jerigen dan 340 kantong, sementara dari Polsek Wita Ponda sejumlah 39 kantong.

Selanjutmya hasil operasi imbangan dari Polsek Mori Atas sebanyak101 kantong. Lalu ditambah dari Polsek Petasia sejumlah 5 jerigen dan 141 kantong.

“Miras sitaan ini paling sedikit Polsek Bungku Utara atau satu jerigen dan terbanyak dari Polsek Lembo sejumlah 1.256 kantong,” jelas Edward.

Dari jumlah itu, miras ini diprediksi senilai Rp150 juta dengan asumsi harga Rp20 ribu per liter.

Kapolres berharap pemusnahan ini bisa memberikan peringatan kepada masyarakat agar tidak sembarangan mengedarkan minuman keras terlebih sekarang di bulan Ramadhan.

Selain merilis jumlah sitaan di atas, Polres Morowali juga sekarang sedang menangani 16 kasus tindak pidana narkotika dan obat terlarang.

“Kami dan Polres Morowali bertekad memberantas peredaran Narkoba di dua kabupaten dalam wilayah kerja kami,” tegas AKBP Ridwan. (Ilo)