PALU – Dibalik program Amal Bakti Ramadhan Partai NasDem ada sisi yang menarik. Partisipasti kader NasDem bukan hanya datang dari kalangan kader Muslim, tetapi lintas keyakinan, seperti yang ditunjukkan oleh Sientje Nayoan, Ketua Fraksi NasDem DPRD Banggai.

Sientje Nayoan menempuh ratusan kilometer (menjadi lebih seribu kilometer) Luwuk – Palu – Luwuk, guna menjemput sembako yang ditujukan bagi kader Nasdem Banggai.

“Saya membawa truk dan menjemput langsung sembako ini. Saya ingin memastikan sembako ini benar-benar tersalurkan pada saudara kita umat muslim, terutama kader Nasdem pada bulan Ramadhan ini,” ujar Sientje Nayoan, ditempat pengambilan sembako, Selasa (13/6/2017).

Menurut Sientje Nayoan, Partai NasDem telah membudayakan tradisi saling bantu membantu dalam urusan perayaan keagamaan. Kata Sientje, salah satu tradisi menarik NasDem karena ia meretas jarak imajinasi lintas agama dengan mendorong kadernya sebagai penyintas atau pelaku toleransi.

“Saya Kristen, dan saya kader NasDem. Saat Natal, teman-teman NasDem yang Muslim juga membantu kami. Sudah selayaknya, kita saling tolong menolong,” ujarnya.

Perempuan politisi NasDem ini dikenal luas memang aktif dalam beragam kegiatan amal. Baru-baru ini, bersama Bathia Sisilia Hadjar, Ketua DPD NasDem Banggai telah membagikan sejumlah paket ramadhan di Kecamatan Bunta.

Sientje juga salah satu politisi perempuan yang ikut memantau selama berhari-hari proses pencarian korban banjir bandang di Desa Huhak Kecamatan Bunta.

Gerakan toleransi dan tolong menolong lintas keyakinan yang diinisiatif oleh Ketua DPW NasDem Sulteng Ahmad M Ali, telah berhasil mendorong kader NasDem saling menguatkan dalam urusan spiritual masing-masing.

Tercatat sejumlah aktivis NasDem yang turut berpartisipasi dalam kegiatan amal bakti Ramadhan, seperti Korda Parigi Moutong Agus Budi Wiryawan yang beragama Hindu turut hadir dalam pembagian sembako, serta Corry yang beragama Kristen, bendahara DPD Kota Palu yang aktif mengorganisir pembagian takjil. (****)